1

5 Detik Tanpa Oksigen, Lima Kehancuran Inilah yang Akan Dialami Bumi

Bisakah kita hidup lima detik saja tanpa oksigen? Mungkin menurut Anda, tidak bernapas selama lima detik bukanlah hal yang sulit. Namun, harus diingat bahwa kegunaan oksigen bukan hanya untuk bernapas.

Oksigen memiliki banyak sekali fungsi yang tidak kita sadari dalam hidup kita. Kita yang selama ini tidak begitu peduli pada lingkungan dan seenaknya mengotori udara tidak akan pernah menduga. Inilah lima kehancuran yang bisa dialami bumi jika kita kehilangan oksigen selama lima detik saja.

1. Langit di Siang Hari akan Berwarna Abu-Abu

Oksigen tidak hanya lapisan udara yang melindungi kita dari sengatan matahari. Dengan bantuan oksigenlah langit di siang hari tampak biru cerah seperti yang biasa kita saksikan. Namun, jika oksigen hilang dari bumi, maka langit biru yang indah itu juga akan ikut lenyap.

11326603224_e998a825f0_b

Langit akan Berwarna Abu-Abu

Mengacu pada langit yang menjadi biru akibat cahaya matahari, maka sebelum cahaya matahari menjangkau permukaan bumi, langkah pertama yang harus dilalui oleh cahaya matahari tersebut adalah melewati lapisan udara (20% Oksigen) tak kasat mata atau yang terkenal dengan istilah Atmosfer.

Diluar angkasa, cahaya matahari yang pada awalnya tidak berinteraksi dengan media apapun saat memasuki atmosfer mulai berinteraksi dengan molekul molekul udara yang dapat menyebabkannya terhambur ke segala arah.

Hamburan ini terkenal dengan istilah hamburan Rayleigh. Hamburan Rayleigh merupakan hamburan elastis gelombang elektromagnetik (termasuk cahaya) yang disebabkan saat seberkas cahaya melewati partikel dimana panjang gelombang cahaya lebih panjang dari pada panjang gelombang partikel yang dilewatinya.

Pada kenyataannya, saat matahari melewati lapisan udara atau atmosfer, panjang molekul-molekul udara seribu kali lebih kecil dari pada panjang gelombang cahaya matahari itu sendiri.

Sehingga hal ini menyebabkan cahaya matahari terhambur menjadi beberapa macam gelombang warna seperti ungu, biru, hijau, kuning, orange dan merah.

Hamburan warna biru merupakan hamburan warna terkuat atau setidaknya empat kali lebih kuat daripada hamburan warna-warna lainnya. Langit yang tampak biru tak lain merupakan hasil dari hamburan gelombang cahaya matahari yang didominasi oleh hamburan gelombang cahaya warna biru.

2. Semua Mesin Berbahan Bakar Akan Mogok

Seperti yang kita ketahui mesin berbahan bakar memerlukan oksigen untuk mengurai bahan bakar menjadi penggerak. Tanpa oksigen, bahan bakar tidak akan berfungsi dan mesinpun tidak bisa bekerja. Jika lima detik saja oksigen menghilang dari muka bumi, maka seluruh mesin berbahan bakar akan mogok.

Semua Mesin Berbahan Bakar Akan Mogok

Semua Mesin Berbahan Bakar Akan Mogok

Kerusakan yang ditimbulkan sangatlah parah. Bayangkan jika mobil-mobil di jalan tol yang melesat dengan kecepatan penuh tiba-tiba berhenti, tentu akan terjadi kecelakaan massal. Hal yang lebih fatal tentu bisa terjadi jika mesin pesawat tiba-tiba berhenti.

3. Manusia Akan Mengalami Luka Bakar Serius

Sinar matahari memang baik untuk kulit. Namun, sinar yang baik itu hanya bisa kita rasakan manfaatnya karena lapisan ozon menyaring sengatan matahari. Jika lapisan ozon (yang terdiri dari oksigen) hilang dari permukaan bumi, maka sengatan matahari akan menerpa kita secara langsung.

Manusia Akan Mengalami Luka Bakar Serius

Manusia Akan Mengalami Luka Bakar Serius

Dalam hitungan detik saja, kulit kita akan terpanggang bak roti yang dimasukkan ke dalam toaster. Meski hanya berdurasi lima detik, namun bayangkan berapa orang yang akan menderita luka bakar serius. Bahkan sengatan matahari langsung bisa membuat daging manusia menjadi gosong.

4. Seluruh Manusia Mendadak Tuli

Jika bumi kehilangan oksigen, maka tekanan udara akan menurun sebanyak 21 persen dalam sekejap. Hal itu juga berlaku pada tekanan dalam telinga kita. Jika hal itu terjadi, telinga kita akan terganggu karena tekanan yang berubah drastis.

Seluruh Manusia Mendadak Tuli

Seluruh Manusia Mendadak Tuli

Hal itu akan berujung kepada ketulian mendadak atau sudden hearing lost. Jika berlangsung lebih lama, maka gendang telinga kita akan meledak dan kita tidak dapat mendengar apapun. Penurunan tekanan udara di telinga biasanya kita alami ketika kita sedang lepas landas dalam sebuah pesawat.

5. Semua Bangunan Akan Runtuh

Oksigen memiliki peranan penting dalam sebuah bangunan. Setiap kali kita membangun bangunan, maka semen dan bata sesungguhnya direkatkan oleh CO2. Namun jika Oksigen tidak ada maka kepadatan bangunan akan menjadi rapuh.

Seluruh Bangunan Akan Runtuh

Seluruh Bangunan Akan Runtuh

Lima detik saja oksigen menghilang, maka seluruh bangunan akan merapuh dan runtuh dalam seketika. Ilmuwan memprediksikan, jika hal itu terjadi maka permukaan bumi akan rata karena bangunan runtuh sebelum kita mampu mencegahnya. Tidak hanya bangunan, aspal jalan juga akan longsor.

Meski hanya berandai-andai, hal-hal di atas bukanlah hal yang mustahil untuk terjadi. Seperti yang kita ketahui, lapisan ozon kita semakin lama semakin menipis. Cuaca dan musim tidak lagi teratur akibat pemanasan global. Ini tandanya udara bersih atau oksigen sudah mulai menipis.

Jika kita meneruskan gaya hidup kita yang mencemari lingkungan, maka kita sendiri yang rugi. Mulailah gaya hidup yang ramah lingkungan sejak saat ini. Anda tidak ingin lima skenario di atas jadi kenyataan, bukan?

Sumber :

http://boombastis.com/2015/08/05/kehancuran-bumi/

Mengapa Langit Berwarna Biru? Ini Jawabnya